News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

BPKP Wajo Minta APH Usut Tuntas Tanah Timbunan Ilegal Pasar Tempe, Minggu depan Polres Wajo Akan Klarifikasi Kepelaksana.

BPKP Wajo Minta APH Usut Tuntas Tanah Timbunan Ilegal Pasar Tempe, Minggu depan Polres Wajo Akan Klarifikasi Kepelaksana.

  


Foto,Ketua BPKP Kab Wajo,Andi Sumitro S,Sos
Mediapertiwi,co.Wajo--Proyek pembangunan Pasar Tempe, Kabupaten Wajo kian mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Betapa tidak, karena pembangunannya disorot diduga menggunakan tanah timbunan ilegal. 

Salah satu yang menyoroti adalah  Ketua Lembaga Badan Pemantau Kebijakan Publik (BPKP) Kabupaten Wajo, Andi Sumitro. 

Ia menduga keras bahwa bahan material pembangunan pasar tempe tersebut menggunakan tanah timbunan yang berasal dari tambang ilegal yang tidak mempunyai Izin Usaha Pertambangan (IUP). 

Foto Lokasi pengambilan tanah ilegal yang di bawah kelokasi pembangunan proyek pasar Tempe.

Menurut Andi Sumitro, yang ditemui belum lama ini menjelaskan bahwa apabila perusahaan konstruksi yang menerima berbagai jenis material dari penambangan ilegal untuk pembangunan proyek, bisa dipidana sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

 Untuk itu ia mengharapkan agar pihak aparat hukum dalam  hal ini Polres Wajo bisa mengusut tuntas dugaan kasus tanah timbunan ilegal tersebut. 

Sementara itu Kapolres Wajo, AKBP Muh Islam,  yang diminta tanggapannya kepada wartawan, Rabu (28-052021) terkait masalah tersebut mengatakan dengan tegas akan melakukan klarifikasi dengan pihak pelaksananya.

"akan kami klarifikasi ke pihak pelaksananya. Waktunya

Insyah Allah minggu depan kami laksanakan, "tegasnya. 

Seperti diketahui bahwa proyek multiyear Pembangunan Pasar Tempe yang terletak di wilayah Kota Sengkang Kabupaten Wajo, dengan pagu anggarannya bersumber dari DAK Tahun 2020, sebesar Rp56 miliar,  yang belum lama ini mulai dikerja kembali karena sempat tertunda pembangunan pekerjaannya, lantaran PT Delima Agung Utama sebagai salah satu perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut, pernah dikabarkan dianulir dan bahkan diputus kontraknya. (Tim)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment