News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

DPP FORKABI Resmi dilantik Masa Bakti 2026–2031

DPP FORKABI Resmi dilantik Masa Bakti 2026–2031

Mediapertiwi,id-Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di Jakarta pada Sabtu, 25 Juli 2026. 

Dalam prosesi pengukuhan tersebut, Ketua Umum DPP FORKABI yang juga Senator DPD RI Dapil DKI Jakarta, Achmad Azran, menegaskan komitmen kritis organisasinya untuk berdiri tegak sebagai pengawas independen terhadap seluruh kebijakan maupun penggunaan anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Independensi Organisasi Tanpa Fasilitas Pemda

Achmad Azran menyampaikan bahwa prosesi pelantikan pengurus inti diselenggarakan murni secara swadaya lewat gotong royong anggota tanpa menyerap fasilitas atau anggaran daerah. Langkah ini diambil agar organisasi tetap memiliki taji serta kebebasan moral penuh dalam mengontrol jalannya birokrasi ibu kota tanpa tekanan pihak manapun.

"Hari ini kita sama-sama ketahui, baru kemarin tanggal 24 Juli dilaksanakan pelantikan di Balai Kota yang penuh dengan fasilitasnya. Tapi kita hari ini melakukan pelantikan tidak ada fasilitas satu sen pun!" ujar Achmad Azran, Ketua Umum DPP FORKABI sekaligus Anggota DPD RI.

Fungsi Kontrol APBD dan Rekam Jejak 25 Tahun

Pihaknya menyoroti alokasi APBD Pemda DKI Jakarta yang dinilai kerap dihabiskan untuk agenda seremonial yang kurang berdampak langsung. Mengakomodasi banyaknya aduan masyarakat, pengurus baru siap melakukan langkah penelusuran serta kerja nyata yang berfokus pada pelestarian budaya Betawi dan peningkatan kesejahteraan sosial warga secara inklusif.

Menepis berbagai anggapan miring mengenai rekam jejak kepemimpinannya, Senator yang meniti karier keorganisasian dari pengurus Ranting Kelurahan Susukan sejak 2002 ini menegaskan dedikasinya bagi kelangsungan etnis Betawi di tanah kelahirannya. Memasuki usia seperempat abad, FORKABI di bawah jajaran kepengurusan baru bersama Bang H. Abdul Ghoni A.Z. dan Ketua MPO Bang Haji Iwan berkomitmen mengembalikan marwah perjuangan organisasi ke titik nol.

"Mereka bisa bikin apa saja dengan anggaran yang besar yang dimiliki oleh Jakarta. Tapi bukan untuk acara-acara seremonial yang menghabiskan uang rakyat! Semuanya itu perlu kita awasi," tegasnya.Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) resmi melantik jajaran pengurus masa bakti 2026–2031, pada hari Sabtu (25/7/2026) bertempat  Gor Ciracas  Jakarta Timur Dalam momentum tersebut, Ketua Umum DPP FORKABI, H. Achmad Azran, S.E., menyerukan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar tidak menjadikan pelantikan sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan awal dari kerja nyata untuk masyarakat.

Dalam sambutannya, Achmad Azran menegaskan bahwa seluruh pengurus yang telah menerima amanah harus segera menyusun program kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga Jakarta dan keluarga besar FORKABI.

“Hari ini bukan sekadar pelantikan. Saya meminta seluruh pengurus yang sudah dilantik untuk segera bekerja. Tunjukkan bukti nyata melalui program-program yang bermanfaat bagi masyarakat Jakarta dan Indonesia,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pelantikan merupakan penguatan moral organisasi agar FORKABI tetap berjalan sesuai marwah serta cita-cita para pendirinya. Menurutnya, organisasi harus menjadi garda terdepan dalam menjaga identitas dan melestarikan budaya Betawi.

“Kalau bukan kita yang menjaga budaya Betawi, siapa lagi? Jangan sampai budaya Betawi justru hancur di kampung halamannya sendiri,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Achmad Azran juga menyoroti semangat kemandirian FORKABI. Ia menyebut seluruh rangkaian pelantikan terlaksana berkat gotong royong para pengurus dan anggota tanpa mengandalkan bantuan anggaran pemerintah.

“Semua terlaksana karena kebersamaan. Tidak ada fasilitas satu rupiah pun. Ini murni hasil gotong royong keluarga besar FORKABI. Justru dari sinilah terlihat kekuatan dan soliditas organisasi,” katanya.

Sebagai ketua umum, Achmad Azran juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Jakarta. Ia mengaku memperoleh amanah sebagai senator karena kepercayaan rakyat, bukan karena kekuatan materi.

“Saya menjadi senator bukan karena uang, tetapi karena suara masyarakat Jakarta yang tidak pernah saya beli. Jabatan ini akan saya gunakan untuk meluruskan berbagai kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh kader FORKABI untuk meninggalkan perbedaan dan kembali bersatu membangun organisasi demi mewujudkan cita-cita para pendiri.

Menurutnya, perjalanan FORKABI selama 25 tahun merupakan bukti bahwa organisasi ini tetap eksis berkat perjuangan para kader yang solid, militan, dan rela berkorban demi masyarakat.

“Sudah saatnya kita bergotong royong, bersatu, dan merealisasikan cita-cita para pendiri FORKABI. Organisasi ini harus semakin bermartabat, semakin kuat, dan semakin dicintai masyarakat,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Achmad Azran mengingatkan bahwa seorang pemimpin organisasi harus mampu menjadi sumber motivasi bagi anggotanya. Ia optimistis dengan semangat kebersamaan, seluruh program FORKABI ke depan akan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga besar FORKABI.

“Semangat, persatuan, dan kerja nyata adalah modal utama kita. Mari kita jadikan FORKABI sebagai organisasi yang bermartabat, berdaya, serta terus hadir untuk masyarakat. Bersama kita wujudkan masa depan FORKABI yang lebih baik,” pungkasnya.(Sup).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar