KJI Hadir di Sulsel, Edy Basri Ajak Jurnalis Bentuk Kepengurusan di 24 Kabupaten/Kota

Mediapertiwi,id-Makassar-SulSel-Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) resmi hadir di Sulawesi Selatan dan langsung membuka ruang besar bagi insan pers untuk ambil bagian. Usai dilantik pada 14 Februari 2026, Pengurus Wilayah (PW) KJI Sulsel kini fokus mengajak jurnalis bergabung sekaligus membentuk kepengurusan di setiap kabupaten/kota.
Ketua KJI Sulsel, Edy Basri., S.H., menegaskan bahwa ini adalah momentum emas bagi jurnalis di Sulsel untuk bersatu dalam wadah yang kolaboratif, progresif, dan profesional.
“Kami mengundang seluruh jurnalis—baik media cetak, online, televisi maupun multimedia—untuk bergabung dan bersama-sama membentuk kepengurusan di daerah masing-masing. Ini gerakan bersama, bukan milik segelintir orang,” tegas Edy.
Menurutnya, struktur kepengurusan di tiap kabupaten/kota akan meliputi Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta anggota. Dengan struktur yang jelas, KJI ingin memastikan organisasi berjalan solid, terarah, dan punya program nyata di daerah.
“Kita ingin di setiap kabupaten/kota ada kepengurusan lengkap: ketua sebagai motor penggerak, sekretaris yang mengelola administrasi dan koordinasi, bendahara yang transparan dalam pengelolaan keuangan, serta anggota yang aktif dan produktif. Semua punya peran,” jelasnya.
Bangun Jaringan di 24 Kabupaten/Kota
PW KJI Sulsel menargetkan pembentukan kepengurusan di seluruh 24 kabupaten/kota, yakni:
Kota Makassar, Kota Parepare, Kota Palopo, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Bone, Soppeng, Wajo, Sidenreng Rappang (Sidrap), Pinrang, Enrekang, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Toraja Utara, Tana Toraja, Barru, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Maros, dan Kepulauan Selayar.
Edy optimistis, dengan terbentuknya kepengurusan di setiap daerah, KJI akan menjadi jaringan jurnalis yang kuat dan saling terkoneksi.
“Kita ingin membangun networking yang sehat. Dari Makassar sampai Selayar, dari Luwu Raya hingga Toraja, semua jurnalis punya wadah untuk berkembang dan berkolaborasi,” katanya.
Wadah Penguatan Profesionalisme
KJI Sulsel menyiapkan berbagai program strategis, mulai dari pelatihan jurnalistik, peningkatan kapasitas digital, forum diskusi publik, hingga advokasi bagi jurnalis.
“Ini bukan organisasi papan nama. Kita ingin anggota punya nilai tambah—skill meningkat, relasi meluas, dan tetap menjaga integritas,” tegas Edy.
Ia menambahkan, di tengah tantangan industri media dan derasnya arus informasi, jurnalis membutuhkan solidaritas dan organisasi yang adaptif.
Bagi jurnalis yang ingin bergabung dan membentuk kepengurusan di kabupaten/kota masing-masing, dapat menghubungi WhatsApp: 082348981986.
Untuk gambaran lebih lengkap mengenai KJI Sulsel, visi-misi, serta program kerja, dapat mengakses situs resmi: kjisulsel.org.
“KJI adalah rumah bersama. Mari kita bentuk, kita besarkan, dan kita kuatkan di seluruh Sulawesi Selatan,” pungkas Edy Basri. (AB).
Post a Comment