News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Optimisme GP Anshor Menjawab Pesimisme PDI Perjuangan

Optimisme GP Anshor Menjawab Pesimisme PDI Perjuangan

 

Oleh: *Andre Vincent Wenas* 

Mediapertiwi,id,Jakarta-Pesimisme PDI Perjuangan yang disuarakan Ketua Umum Megawati sontak mendapat jawaban dari optimisme GP Anshor melalui Ketua Umumnya Addin. 

Dalam Rakernas PDI Perjuangan, Megawati kembali jadi corong rasa frustrasi partainya akibat kekalahannya di Pilpres 2024. Ia bilang pemilu curang, aparat atau penyelenggara tidak netral dan sebagainya. 

Megawati mungkin alpa bahwa Pilpres 2024 diselenggarakan bersamaan waktunya dengan Pileg 2024. Hari kampanyenya sama, pemungutan suaranya sama di TPS yang sama. Orang-orang yang terlibat pun sama. 

Dimana dalam Pileg 2024 PDI Perjuangan mengalami hattrick (menang dalam 3 kali Pileg), tapi dalam Pilpres 2024 pasangan  yang didukung PDI Perjuangan (bersama-sama PPP, Hanura dan Perindo) kalah. Di Pileg rupanya tidak ada kecurangan lantaran ia menang. Tapi di Pilpres ada kecurangan lantaran kalah. 

Kekalahannya di Pilpres 2024 pun telak. Enam belas persen versus lima puluh delapan persen, disparitas yang terlalu jauh untuk dituduh curang. Sehingga yang dapat dua puluh lima persenan ketawa saja dan selanjutnya memilih untuk bungkam. Diam adalah emas suasa kiranya. 

Sekarang jelas, Megawati sudah menampilkan dirinya dengan terang bahwa ia bakal jadi provokator untuk membela kebenaran dan keadilan versinya sendiri. Bahasa resmi di politik PDI Perjuangan mau jadi oposisi.

Berbeda dengan petinggi PDI Perjuangan lainnya Bambang Pacul yang bilang kekalahan Ganjar-Mahfud ya lantaran kubu rivalnya memang lebih jago segalanya. 

Harus diakui dan tak perlu ngambek rupa anak kecil yang bilang lawannya curang segala. Banyak petinggi pertain lainnya yang rupanya masih perlu mendewasakan dirinya dalam konstelasi persaingan politik. 

Aura optimisme yang dibawa Addin sang Ketua Umum GP Anshor membawa semangat baru dalam percaturan politik. Addin dalam pelantikannya di Istora Senayan, Senin 27 Mei 2024, mengapresiasi TNI-Polri yang bersusah payah mengamankan jalannya pemilu lalu sehingga berlangsung dengan tertib dan aman.

Pemilu tidak diwarnai pidato-pidato berbau SARA yang kerap di teriakkan kelompok-kelompok radikal. Lembaga survey LSI pun ikut melakukan jajak pendapat tentang kecurangan di Pemilu 2024. 

Hasilnya 60,5 persen responden bilang tidak setuju kalau dikatakan pemilu diwarnai kecurangan. Cuma 31,4 persen yang setuju bilang ada kecurangan. Sisanya tidak tahu. 

Dengan nada tegas dan intonasi yang jelas Ketua Umum GP Anshor memaparkan prestasi Ir. Joko Widodo yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, dan berbagai upayanya membangun Indonesia. 

Sehingga Jokowi identik dengan Bapak Indonesiasentris, Pembangunan yang merata ke seluruh penjuru Nusantara. Tidak Javasentris, hanya berkutat di Pulau Jawa saja. 

Presiden Joko Widodo pun menyampaikan dalam pidatonya tentang strateginya untuk mengambil alih Freeport dan beberapa asset negara lainnya. Ia melakukannya dengan “silent-operation” sampai semuanya bisa dikuasai Indonesia kembali. 

Aset-aset negara strategis yang selama ini dikuasai asing bisa kembali ke haribaan ibu pertiwi bukan lewat operasi militer, tetapi lewat operasi bisnis biasa. Tidak perlu heboh, yang penting tujuan tercapai. 

Rupanya GP Anshor lebih memahami suasana batin Jokowi, untuk lebih mementingkan kepentingan Nasional menjelang 2045. Mengapitalisasi bonus demografi yang tak bisa terulang dalam abad mendatang.

Jokowi dilepas oleh PDI Perjuangan tapi malah dapat dukungan penuh dari GP Anshor (NU). 

Bandung, Selasa 28 Mei 2024 

*Andre Vincent Wenas*,MM,MBA., Direktur Eksekutif, Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment