News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ketum Pewaris Jalih “Pitoeng” Minta Kapolri Segera Tangkap Pelaku Begal Terhadap Jurnalis

Ketum Pewaris Jalih “Pitoeng” Minta Kapolri Segera Tangkap Pelaku Begal Terhadap Jurnalis

 
Mediapertiwi,id,-Jakarta-Akhir-akhir ini terjadi lagi penganiayaan terhadap insan jurnalis. Kejadian ini menimpa seorang jurnalis sekaligus ketua DPD Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Indonesia wilayah Jawa Barat Kefas Hervin Devanada,S.Th

Dimana korban mengalami luka bacok dilengan kanannya usai menjalankan tugasnya disekitar wilayah Gunung Putri, Jawa Barat.

Mendengar kabar tersebut, ketua Pewaris Persatuan Wartawan Islam (PEWARIS) marah besar atas tindakan keji tersebut.

“Kami ikut berduka atas rekan kita sesama jurnalis dan pemimpin organisasi wartawan di wilayah Jawa Barat, Kefas Hervin Devananda,S.Th, yang mengalami musibah yang menimpa dirinya, ” kata Jalih Pitoeng, Sabtu malam, (11/03/2023).

“Saya tidak kenal sebelumnya dengan beliau, namun saya peduli sebagai sesama jurnalis,” imbuh Jalih Pitoeng.

“Tapi saya minta agar Kapolri segera memburu dan menangkap pelakunya” pinta Jalih.

Menurut pendiri sekaligus ketua Pewaris, bahwa wartawan adalah profesi yang sangat mulia. Dimana mereka bekerja tak mengenal waktu dan medan berat serta berbahaya untuk mencari informasi guna menyampaikan kepada masyarakat secara publikatif sebagai fungsi dasarnya.

“Siapapun dia, dari media apapun, baik cetak, elektronik maupun media online, sejati harus mendapatkan pelayanan dan perlindungan dalam menjalankan tugas yang mulia. Untuk itu sekali lagi saya mohon agar Kapolri segera memerintahkan jajarannya untuk segera memburu dan menangkap pelakunya,” pungkas Jalih Pitoeng.

Kefas diketahui mengalami luka bacokan akibat begal motor yang terjadi pada hari Jumat dinihari (10/03/2023) pada sekitar pukul 01:05 WIB di wilayah Gunung Putri, Jawa Barat.

Sumber : MJ. Pewarta : Indonesia Maju. 


( Tim Liputan )

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment