News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

RAKORNAS TPAKD 2026: STRATEGI LUAR BIASA MENUJU KEMAKMURAN YANG ADIL BAGI SELURUH ANAK BANGSA

RAKORNAS TPAKD 2026: STRATEGI LUAR BIASA MENUJU KEMAKMURAN YANG ADIL BAGI SELURUH ANAK BANGSA

 

Mediapertiwi,id-Pada Kamis, 22 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di JIExpo Convention Centre, Kemayoran, Jakarta, sekaligus meresmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan  langkah bersejarah yang menegaskan: kesejahteraan rakyat kini menjadi arah kebijakan utama negara.

Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Rp53 triliun telah tersalurkan kepada dua juta penerima manfaat  itu bukan sekadar angka, melainkan dua juta harapan yang mulai terwujud. Target Rp400 triliun untuk menjangkau 28 juta keluarga ke depan adalah visi yang luar biasa besar dan mulia, sejalan murni dengan amanat Pasal 33 dan 34 UUD 1945 bahwa kekayaan bangsa dikelola negara untuk sebesar-besar kemakmuran seluruh rakyat. Terima kasih, Bapak Presiden. Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberkahi langkah Bapak memimpin negeri ini.

Masukan Agar Program Berjalan Lancar Dan Teguh

Pengawasan harus transparan dan terbuka untuk publik  bangun sistem yang dapat diakses rakyat, bentuk tim pengawas yang melibatkan masyarakat sipil, perguruan tinggi, dan media. Jangan hanya berikan modal, tapi berikan juga pendampingan nyata  libatkan santri, pondok pesantren, dan tokoh masyarakat agar bantuan menghasilkan kemandirian. Sederhanakan prosedur, namun pertahankan disiplin yang ketat. Pastikan informasi menjangkau hingga ke desa-desi terpencil  jemput bola, jangan menunggu rakyat datang. Selalu pertahankan prinsip: kekayaan bangsa dinikmati oleh seluruh anak bangsa, bukan segelintir pihak saja.

Strategi Luar Biasa: Solusi Menyeluruh Atas Permasalahan Bangsa Dan Kedaulatan Negara

Bapak Presiden, di tengah dunia yang berubah cepat dan penuh ketidakpastian, kemakmuran sejati bukanlah angka pertumbuhan ekonomi di atas kertas, melainkan ketika rakyat kecil di pelosok desa benar-benar merasakannya, dan ketika Indonesia berdiri tegak, berdaulat, serta dihormati tanpa mudah diganggu pihak mana pun. Berikut strategi menyeluruh yang kami sampaikan sebagai bahan pertimbangan:

BAGIAN I: SOLUSI MENYELURUH MASALAH DI DALAM NEGERI

1. Ekonomi Berpijak Pada Kekuatan Rakyat Kecil  Kedaulatan Ekonomi Bangsa

Kemakmuran adil tumbuh dari bawah ke atas. Tetapkan harga dasar pertanian dan perikanan yang dijamin negara, bangun jaringan pasar rakyat tanpa perantara yang memonopoli, larang impor yang dapat diproduksi sendiri secara memadai, dan wajibkan BUMN memprioritaskan kerja sama dengan UMKM lokal. Kekayaan alam di daerah harus memberi manfaat langsung bagi warga setempat, bukan hanya dikirim ke kota besar atau ke luar negeri.

2. Berantas Segala Mafia, Rampas Kembali Harta Bangsa

Tidak ada keadilan jika kekayaan rakyat terus dirampok. Semua mafia berikut wajib ditindak tegas sampai ke akar-akarnya:

Mafia Narkotika & Obat Ilegal  diputus rantainya dari perbatasan hingga peredaran dalam negeri, dimiskinkan

Mafia BBM Bersubsidi  dibongkar jaringannya, keuntungan haram dirampas untuk negara

Mafia Tambang Ilegal peralatan disita, izin dicabut, kerugian dikembalikan ke kas negara

Mafia Hutan & Penebangan Liar  dimiskinkan dan dipertanggungjawabkan secara hukum

Mafia Judi Online & Togel  server diblokir, pelaku ditindak, aset dirampas

Mafia Tanah & Aset Negara  dikembalikan kepada rakyat dan negara

Mafia Perizinan & Pungli  pelaku dipecat tidak dengan hormat dan diproses hukum

Mafia Pangan & Kebutuhan Pokok  stok disita, didenda berat, dimiskinkan

Mafia Proyek & Pengadaan  uang dikembalikan, pelaku di penjara

Mafia Upah & Tenaga Kerja  dihukum berat dan dipublikasikan secara luas

PUBLIKASI TERBUKA SEBAGAI PELAJARAN BANGSA

Jika seseorang telah dinyatakan bersalah secara hukum, maka identitas, kasus, proses hukum, dan putusan pengadilan wajib dipublikasikan secara terbuka dan transparan. Ini bukan sekadar pemberitaan, melainkan pelajaran berharga agar tidak ada lagi yang berani mengulangi kejahatan yang merugikan rakyat dan negara.

Siapa pun yang terlibat  termasuk aparat penegak hukum  tak ada kata ampun. Dipecat tidak dengan hormat, diproses hukum seadil-adilnya, namanya dipublikasikan. Tidak ada pengecualian. Semua keuntungan haram dikembalikan ke negara.

3. Ringankan Beban Hidup Rakyat Dengan Langkah Nyata

Stabilkan harga kebutuhan pokok, jamin ketersediaan listrik, air bersih, obat, dan pelayanan kesehatan di setiap desa. Tetapkan upah layak, buka lapangan kerja yang nyata dengan mengutamakan tenaga kerja lokal, serta bersihkan birokrasi dari pungli dan biaya tidak resmi.

4. Turun Langsung Ke Tengah Rakyat

Turunlah ke desa-desa terpencil, daerah perbatasan, dan pulau terluar  di sanalah masalah terbesar sering terjadi sekaligus tempat kedaulatan negara diuji. Dengarkan langsung suara rakyat, bukan hanya dalam kunjungan kenegaraan, tetapi secara berkala dan tulus.

5. Tegakkan Hukum Yang Sama Untuk Semua

Hukum harus sama beratnya bagi siapa saja pejabat, pengusaha besar, maupun pihak asing. Tidak boleh ada yang kebal hukum. Jika warga asing melanggar hukum di Indonesia, proses sesuai undang-undang kita, jangan takut pada tekanan pihak lain. Kemandirian hukum adalah pondasi kedaulatan bangsa.

6. Pendidikan Dan Kesehatan Yang Merata

Perkuat pendidikan karakter dan keahlian yang relevan dengan kebutuhan bangsa. Bangun sistem kesehatan yang merata di seluruh pelosok negeri  ini bukan bantuan, melainkan hak konstitusional setiap warga negara.

BAGIAN II: STRATEGI MENGHADAPI ANCAMAN LUAR NEGERI DAN KEDAULATAN BANGSA

7. Kedaulatan Wilayah Dan Pertahanan Yang Tangguh

Perkuat kehadiran negara di perbatasan dan pulau terluar, kembangkan industri pertahanan dalam negeri agar tidak bergantung pada impor senjata. Jalin diplomasi yang tegas dan bermartabat  berteman dengan semua negara, namun tegaskan dengan lantang: wilayah Indonesia tidak dapat diganggu gugat sesuai hukum internasional.

8. Kemandirian Ekonomi Sebagai Pertahanan Negara

Kurangi ketergantungan pada utang luar negeri, olah kekayaan alam kita di dalam negeri sebelum mengekspor, bangun kemitraan yang setara dengan negara sahabat, dan waspadai utang perangkap serta investasi yang merugikan kedaulatan. Transparansi mutlak diperlukan dalam setiap kerja sama ekonomi.

9. Kedaulatan Pangan Dan Energi  Nyawa Bangsa

Capai swasembada pangan, kembangkan energi terbarukan yang dikuasai bangsa sendiri, dan bangun cadangan nasional yang cukup untuk menghadapi krisis global. Jangan biarkan perut dan energi rakyat ditentukan oleh kebijakan negara lain.

10. Persatuan Bangsa Adalah Kekuatan Terbesar Kita

Jaga kerukunan antar-suku, agama, ras, dan antar-golongan. Bangun narasi kebangsaan yang positif, waspadai berita bohong dari luar yang bertujuan memecah belah, dan cintai produk dalam negeri karena mendukung usaha bangsa sendiri adalah patriotisme nyata.

Penutup: Bukan Hanya Impian, Tetapi Kenyataan Yang Harus Dirasakan

Bapak Presiden, beban yang Bapak pikul memang berat. Namun dengan niat tulus, hati yang bersih, langkah yang tegas, dan dukungan seluruh rakyat  kami yakin Bapak mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang cerah, mandiri, dan disegani dunia.

Kemakmuran yang adil, kedaulatan yang terjaga, dan keadilan yang dirasakan setiap warga negara  itulah Indonesia Emas yang sesungguhnya. Bukan kaya di atas kertas, bukan kuat hanya di peta, tetapi benar-benar merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur dalam kehidupan nyata setiap anak bangsa.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan dan kebijaksanaan kepada Bapak. Semoga kita semua dapat bekerja sama pemerintah dan rakyat untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa ini.

Semangat untuk Indonesia Emas yang sejahtera, berdaulat, dan bermartabat di mata dunia! (**).

Semarang 24 Oktober 2026.

Apresiasi Dari Hati Rakyat Kecil  Wisnu Alias Roger, Wartawan Vokal Dan Kritis Sebagai Kontrol Sosial.

 

 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar