News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kreatif dan Peduli Lingkungan, Bati Komsos Koramil Jebres Sulap Drum Bekas Jadi Komposter Bernilai Ekonomi di Kepatihan Wetan

Kreatif dan Peduli Lingkungan, Bati Komsos Koramil Jebres Sulap Drum Bekas Jadi Komposter Bernilai Ekonomi di Kepatihan Wetan


Mediapertiwi,id-Surakarta-Inovasi sederhana namun berdampak besar ditunjukkan oleh jajaran Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta. Limbah drum bekas yang selama ini tidak terpakai, disulap menjadi alat pengolah sampah organik yang bernilai ekonomis.

Adalah Bati Komsos Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Pelda Rudi Hartono didampingi Babinsa Kepatihan Wetan Sertu Budiono yang memberikan penyuluhan pembuatan komposter secara sederhana dengan memanfaatkan limbah drum/tong bekas kepada warga masyarakat.

Kegiatan penyuluhan tersebut digelar pada Kamis (01/10/2026) pukul 19.30 WIB s.d. selesai, bertempat di Pendopo Kelurahan, Jl. Sutan Syahrir No. 26, Kelurahan Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Pada kesempatan tersebut, Pelda Rudi Hartono secara langsung mempraktikkan langkah demi langkah pembuatan komposter, mulai dari persiapan bahan, teknik pelubangan untuk sirkulasi udara, hingga proses pencampuran sampah organik dan cara perawatan agar kompos dapat matang dengan sempurna. Penyuluhan dilakukan dengan metode yang mudah dipahami sehingga warga dapat membuatnya sendiri di rumah dengan biaya yang sangat murah.

Menurut Pelda Rudi, pemanfaatan drum bekas menjadi komposter ini bukan hanya soal mengelola sampah, namun juga tentang mengubah pola pikir masyarakat untuk lebih mandiri dan kreatif.

"Sampah organik dari dapur seperti sisa sayuran, buah, dan dedaunan jangan langsung dibuang. Dengan komposter dari drum bekas ini, sampah tersebut bisa kita olah menjadi pupuk kompos yang sangat subur untuk tanaman. Selain mengurangi sampah, juga bisa menghemat pengeluaran untuk membeli pupuk," jelas Pelda Rudi di hadapan warga.

Sementara itu, Sertu Budiono selaku Babinsa Kepatihan Wetan menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan solusi nyata untuk mendukung program ekonomi sirkular Kota Surakarta.

"Kegiatan ini sebagai solusi ekonomi sirkular Kota Surakarta guna mengurangi dan mengurai volume sampah yang masuk ke TPA Putri Cempo Mojosongo. Jika setiap rumah memiliki satu komposter, maka beban TPA akan jauh berkurang dan lingkungan menjadi lebih bersih, sehat dan asri," ujar Sertu Budiono.

Antusiasme warga Kelurahan Kepatihan Wetan terlihat sangat tinggi. Warga aktif bertanya dan berdiskusi mengenai teknik pembuatan dan perawatan komposter. Mereka berharap kegiatan penyuluhan seperti ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan ke tingkat RT/RW.

Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah berbasis rumah tangga semakin meningkat, sekaligus mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan yang bermanfaat dan berkelanjutan.

(Arda 72).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar