Erles Rareral Desak Usut Backing Bandar Narkoba Minta Sita Asetnya dan Bakar Pabriknya

Mediapertiwi,id-Jakarta-Maraknya peredaran narkotika di Indonesia menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa, khususnya generasi muda.
Pengacara Internasional Erles Rareral, S.H., M.H., mendesak aparat penegak hukum agar tidak hanya menangkap pengedar di lapangan, tetapi juga membongkar jaringan bandar besar, mengusut pihak-pihak yang diduga melindungi bisnis haram tersebut, serta menelusuri aliran dana dan aset hasil kejahatan narkotika.
“Indonesia darurat narkoba! Bandar besar dan pihak-pihak yang terbukti menjadi backing harus diusut tuntas. Fasilitas produksi narkotika ilegal harus ditindak, dan aset hasil kejahatan harus ditelusuri serta dirampas sesuai ketentuan hukum, kapan perlu tembak mati, bakar pabriknya sekalian. Jangan hanya menangkap pelaku kecil, sementara jaringan utama dan aliran uangnya tidak dibongkar. Penegakan hukum harus tegas dan tidak boleh tebang pilih,” tegas Erles kepada awak media, Rabu (29/10/2026).
Menurut Erles, pemberantasan narkotika harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari membongkar jaringan pemasok, mengungkap pemodal, menindak pihak yang terbukti memberikan perlindungan, hingga memutus aliran dana yang menopang bisnis narkoba. Seluruh proses harus dilaksanakan berdasarkan bukti dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Momentum peringatan HUT ke-27 Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT), lanjut Erles, harus menjadi pengingat bahwa perjuangan melawan narkoba membutuhkan komitmen nyata dari seluruh elemen bangsa. Ia mengajak para bandar, pengedar, dan siapa pun yang terlibat dalam bisnis narkotika ilegal untuk menghentikan aktivitasnya sebelum semakin banyak masyarakat menjadi korban.
Posting Komentar