News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

PEDULI KORBAN GEMPA FLORES, BNN KIRIMKAN BANTUAN KEMANUSIAAN

PEDULI KORBAN GEMPA FLORES, BNN KIRIMKAN BANTUAN KEMANUSIAAN


Mediapertiwi,id-Jakarta-Bencana gempa bumi yang melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), turut menggugah keprihatinan berbagai elemen bangsa. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Badan Narkotika Nasional (BNN) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk warga di wilayah bencana.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI, Tantan Sulistyana, pada Rabu (19/8) di halaman Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur. Bantuan yang disalurkan terdiri atas 450 karung beras kemasan lima kilogram, 350 dus mi instan dengan isi 40 bungkus per dus, serta 450 kaleng sarden.

Selain kebutuhan pangan, BNN turut menyalurkan perlengkapan hunian sementara berupa 200 lembar terpal berukuran 4 x 6 meter dan 200 lembar tikar berukuran 1,2 x 2 meter. Bantuan juga dilengkapi perlengkapan kebersihan dan perlindungan diri berupa 200 lembar selimut atau sarung serta 200 lembar handuk.

“Hari ini Kita secara simbolis akan mengirimkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan hunian sementara untuk meringankan beban saudara-saudara kita di wilayah NTT yang terdampak bencana,” ujar Sestama BNN RI.

Mewakili Kepala BNN RI, Sestama menyampaikan duka cita yang mendalam sekaligus keprihatinan atas bencana gempa bumi yang terjadi. Ia menegaskan, BNN berkomitmen mendukung berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka pemulihan wilayah terdampak bencana.

Menurutnya, semangat kebersamaan, gotong royong, dan sinergitas seluruh komponen menjadi kunci dalam mempercepat proses pemulihan. Ia meyakini, dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, upaya pemulihan di wilayah terdampak dapat dilakukan secara cepat dan maksimal.Butuh informasi tentang BNN? 

Nggak perlu bingung.

Ada PPID BNN! 

Sebagai pintu informasi publik BNN RI, PPID hadir untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi yang terbuka, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui PPID BNN, masyarakat dapat memperoleh informasi publik, mengajukan permohonan informasi, serta mengakses berbagai informasi dan laporan kegiatan BNN sesuai dengan ketentuan yang berlaku.BNN EDUKASI PESERTA JAMNAS XII, TANAMKAN SEMANGAT GENERASI MUDA BERSINAR.

Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Direktur Peran Serta Masyarakat (PSM) Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN, Yuki Ruchimat, menerima kunjungan sekaligus memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika kepada 100 peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (19/8). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda agar mampu mengenali bahaya narkotika serta turut berperan dalam mencegah penyalahgunaannya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai jenis-jenis narkotika, bentuk penyalahgunaan, serta berbagai risiko yang dapat ditimbulkan terhadap kesehatan. BNN juga menjelaskan bahwa penggunaan narkotika diatur secara ketat dalam peraturan perundang-undangan dan hanya dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Edukasi turut membahas berbagai faktor yang dapat memengaruhi seseorang untuk menyalahgunakan narkotika, termasuk faktor lingkungan dan pergaulan. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap bijak dan berhati-hati terhadap berbagai produk yang berpotensi disalahgunakan, termasuk produk yang dapat dicampurkan dengan zat terlarang.

Selain itu, Direktur PSM juga menjelaskan bahwa dampak penyalahgunaan narkotika tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan mental dan kehidupan sosial seseorang. Penyalahgunaan narkotika dapat menyebabkan keracunan, ketergantungan, serta berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi. Sejumlah peserta aktif mengajukan pertanyaan, salah satunya mengenai hubungan antara ketergantungan narkotika dan kesehatan mental. Pertanyaan tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai pentingnya memahami dampak penyalahgunaan narkotika secara menyeluruh.

Melalui edukasi ini, peserta diajak untuk berani mengatakan “Tidak pada Narkoba” serta memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengambil keputusan secara bijak. BNN juga menekankan pentingnya mengenali bahaya narkotika dan tidak sembarangan menggunakan obat atau zat apa pun tanpa pengawasan yang tepat.

Usai mengikuti rangkaian edukasi, para peserta mengunjungi Museum BNN. Di museum tersebut, peserta memperoleh informasi dan melihat berbagai dokumentasi mengenai narkotika, mulai dari sejarah, jenis dan bahayanya, hingga berbagai upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia.

Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran 100 peserta Jamnas XII sebagai generasi muda untuk menjauhi narkotika serta turut berperan dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.(Sup).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar