Hampir Dua Tahun Misteri Hilangnya Mita,Terungkap Terduga Pelaku Pembunuhan di Tangkap Polres Wajo di Mamuju
Mediapertiwi,id-Wajo-SulSel-Misteri hilangnya Paramita Titania Angelica alias Mita akhirnya menemui titik terang. Polres Wajo berhasil mengungkap kasus tersebut setelah melakukan penyelidikan dan mengamankan seorang laki-laki yang diduga sebagai pelaku.
Pengungkapan kasus ini disampaikan Polres Wajo pada Senin, 10 Agustus 2026. Kasus tersebut bermula dari laporan pengaduan yang dibuat oleh Herlin di Polres Wajo pada 9 Agustus 2024 terkait hilangnya Paramita Titania Angelica (Mita).
Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendra Jaya, S.H., S.I.K., M.I.K., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa jajaran Polres Wajo telah melakukan pencarian dan penyelidikan secara intensif untuk mengungkap keberadaan korban serta fakta di balik kasus tersebut.
Dalam proses penyelidikan, Unit Resmob Satreskrim Polres Wajo memperoleh sejumlah informasi mengenai posisi dan aktivitas terakhir korban. Petunjuk tersebut kemudian mengarah kepada seorang laki-laki berinisial Lel. Alber, yang diketahui berprofesi sebagai sopir travel dan diduga merupakan orang terakhir yang bersama korban.
-Terduga Pelaku Diamankan di Mamuju
Pada Rabu, 5 Agustus 2026, personel Polres Wajo mendapatkan informasi terkait keberadaan Lel. Alber. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah petunjuk, tim Resmob Polres Wajo bergerak menuju wilayah Dusun Mao, Desa Buttuada, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Lokasi tersebut diketahui memiliki keterbatasan jaringan telekomunikasi dan akses jalan yang hanya dapat dilalui melalui satu jalur.
Upaya penyelidikan akhirnya membuahkan hasil. Petugas berhasil mengamankan Lel. Alber untuk menjalani proses hukum lebih lanjut di Polres Wajo.
Berdasarkan keterangan dalam materi rilis, terduga pelaku sebelumnya sempat melarikan diri ke Papua selama kurang lebih satu tahun. Setelah merasa situasi sudah aman, ia kemudian kembali ke tempat persembunyiannya di Dusun Mao, Desa Buttuada, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju.
-Motif Diduga Sakit Hati
Dari hasil pemeriksaan awal, motif perbuatan terduga pelaku disebut berkaitan dengan sakit hati terhadap korban.
Terduga pelaku disebut merasa tersinggung setelah mendengar korban mengucapkan perkataan yang dianggap merendahkan dirinya sebagai sopir. Selain itu, terduga pelaku juga merasa sakit hati karena korban disebut kerap berkata kasar kepada adik terduga pelaku.
Dalam rilis juga disebutkan bahwa sebelumnya adik terduga pelaku pernah meminjam uang kepada korban, namun pembayaran disebut kerap terlambat.
Keterangan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyidikan dan akan didalami lebih lanjut oleh penyidik Polres Wajo.
-Polres Wajo Sampaikan Belasungkawa
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Wajo beserta seluruh keluarga besar Polres Wajo menyampaikan duka cita atas meninggalnya Paramita Titania Angelica alias Mita.
“Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, penghiburan, ketabahan, serta kelapangan hati dalam menghadapi duka yang mendalam ini,” demikian pesan belasungkawa yang disampaikan dalam materi rilis Polres Wajo.
Polres Wajo memastikan proses penyidikan terhadap terduga pelaku masih terus dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa, termasuk peran pelaku dan barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Kasus ini selanjutnya ditangani Satreskrim Polres Wajo untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Catatan redaksi: penulisan “terduga pelaku” digunakan karena proses hukum dan penyidikan masih berjalan.
Editor:A.indra

Posting Komentar