Sosok Sekda Papua Barat Nathaniel D. Mandacan dan Kontribusinya bagi Lahirnya Provinsi Papua Barat Daya.
Oleh:Alfius Kambu
Mediapertiwi,id-Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya merupakan hasil dari perjuangan panjang yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga pemerintah.
Perjuangan tersebut tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses yang panjang, penuh dinamika, dan membutuhkan komitmen bersama.
Dalam perjalanan tersebut, nama Nathaniel D. Mandacan, yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, menjadi salah satu figur birokrat yang memiliki kontribusi penting dalam mengawal proses administrasi dan koordinasi pemerintahan menuju lahirnya Provinsi Papua Barat Daya.
Perjuangan pemekaran sendiri dijalankan oleh berbagai unsur.
Tim Presidium berperan sebagai motor perjuangan yang menggalang aspirasi masyarakat dan memperjuangkan terbentuknya daerah otonom baru. Selain itu terdapat Tim Deklarator, yang menjadi bagian dari proses penyatuan komitmen masyarakat dan para tokoh dalam mendeklarasikan dukungan terhadap pembentukan provinsi baru.
Selanjutnya hadir pula Tim Percepatan, yang bekerja mengawal berbagai tahapan teknis, koordinasi lintas lembaga, penyusunan dokumen, serta komunikasi dengan pemerintah pusat agar proses pemekaran dapat berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Di tengah kerja besar tersebut, Nathaniel D. Mandacan dinilai mampu menjalankan fungsi birokrasi secara profesional. Dengan pengalaman panjang di pemerintahan, ia turut membangun koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat sehingga berbagai kebutuhan administratif dapat dipenuhi secara baik.
Keberhasilan lahirnya Provinsi Papua Barat Daya sesungguhnya merupakan buah dari semangat kebersamaan.
Tidak ada satu pihak yang dapat mengklaim perjuangan ini sebagai hasil kerja sendiri.
Seluruh elemen memiliki peran sesuai kapasitasnya masing-masing, mulai dari masyarakat akar rumput hingga para pemimpin daerah yang memberikan dukungan politik dan administratif.
Kini, setelah Papua Barat Daya resmi menjadi provinsi, semangat perjuangan tersebut perlu diteruskan melalui pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, pemerataan pelayanan publik, penguatan sumber daya manusia, serta pengelolaan potensi daerah secara berkelanjutan.
Kontribusi Nathaniel D. Mandacan bersama Tim Presidium, Tim Deklarator, Tim Percepatan, serta seluruh tokoh pejuang pemekaran patut dikenang sebagai bagian dari sejarah lahirnya Provinsi Papua Barat Daya.
Semoga semangat persatuan yang menjadi fondasi perjuangan pemekaran terus dijaga demi kemajuan Papua Barat Daya bagi generasi sekarang dan masa depan.(**).

Posting Komentar