News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ketum OMBB M. Diamin Semprot KPK: "Jangan Bodohi Warga Bengkulu dengan Alasan Tak Masuk Akal!"

Ketum OMBB M. Diamin Semprot KPK: "Jangan Bodohi Warga Bengkulu dengan Alasan Tak Masuk Akal!"



Mediapertiwi,id-Bengkulu-Ketua Umum Organisasi Masyarakat Bengkulu Bersatu (OMBB), M. Diamin, melayangkan kritik tajam terkait penggeledahan selama tujuh jam yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kediaman Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu.25 juli 2026.

M. Diamin menilai dalih dan rilis resmi yang disampaikan lembaga antirasuah tersebut tidak masuk akal serta berpotensi membodohi masyarakat Kota Bengkulu.

"KPK jangan membodohi masyarakat Kota Bengkulu. Alasan yang menyebutkan tidak ada Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan penggeledahan itu hanya bentuk pengembangan kasus Ott vee proyek Bupati Rejang Lebong sama sekali tidak masuk akal," tegas M. Diamin dalam keterangannya.

Ia mempertanyakan korelasi hukum dan administratif antara instansi Pemerintah Kota Bengkulu dengan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Menurutnya, Dinas PUPR Kota Bengkulu merupakan entitas yang sama sekali terpisah dari Dinas PUPR Kabupaten Rejang Lebong maupun mantan Bupati Rejang Lebong.

"Tidak ada kaitannya sama sekali antara Dinas PUPR Kota Bengkulu dengan Dinas PUPR Kabupaten Rejang Lebong, apalagi dengan mantan Bupati Rejang Lebong. Menghubungkan kedua hal ini sungguh janggal," lanjutnya.

M. Diamin mengecam tindakan KPK yang dianggap tidak transparan dan terkesan menutup-nutupi fakta sebenarnya. Ia menyebut narasi yang dibangun KPK justru memicu berbagai spekulasi negatif di tengah masyarakat terkait integritas dan profesionalisme penegakan hukum KPK di wilayah Provinsi Bengkulu.

OMBB mendesak pimpinan KPK untuk memberikan penjelasan yang rasional dan terbuka terkait penggeledahan berdurasi panjang tersebut agar kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Bengkulu tidak tergerus.

"Masyarakat Bengkulu butuh alasan yang logis dan fakta yang jujur, bukan narasi yang dipaksakan. Tindakan seperti ini hanya menyulut rasa curiga dan merusak citra KPK sendiri di mata warga Bengkulu," pungkas M. Diamin.

Pewarta(ad).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar