News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

JARINGAN NARKOBA BERJALAN DI DALAM LAPAS MAKASSAR, DUA NARAPIDANA TERIDENTIFIKASI

JARINGAN NARKOBA BERJALAN DI DALAM LAPAS MAKASSAR, DUA NARAPIDANA TERIDENTIFIKASI

 JARINGAN NARKOBA BERJALAN DI DALAM LAPAS MAKASSAR, DUA NARAPIDANA TERIDENTIFIKASI

 

Mediapertiwi,id-Makassar-Narapidana yang terlibat dalam pengendalian jaringan narkoba kembali ditemukan aktif di Lingkungan Pemasyarakatan (Lapas) Makassar, Sulawesi Selatan. Kasus ini mengindikasikan adanya kelemahan dalam sistem pengawasan di tempat pemasyarakatan, dimana beberapa napi masih mampu menjalankan operasi ilegal meskipun berada di bawah pengawasan pihak berwenang.

Ditemukan bahwa kedua narapidana yang terlibat kini ditempatkan di Blok I Lapas Makassar. Salah satunya adalah Andika, yang dikenal sebagai kaki tangan langsung dari pengendali jaringan narkoba bernama Hendra - yang sendiri sedang menempuh masa tahanan di lapas lain di wilayah yang belum diumumkan secara resmi.

Selain Andika, Hendra juga memiliki jaring lain yang dijalankan oleh Ari di dalam Lapas Makassar. Kedua orang ini diperkirakan telah menjalankan aktivitas terkait narkoba dengan memanfaatkan celah dalam pengawasan dan kemungkinan adanya kolusi dengan pihak tertentu di dalam maupun luar lapas.

Kepala Lapas Makassar yang tidak ingin disebutkan namanya mengkonfirmasi bahwa kasus ini telah ditemukan melalui pemeriksaan rutin dan laporan dari sumber internal. "Kami segera mengambil langkah tegas terhadap pelaku dan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan untuk mencegah terjadinya kasus serupa di masa depan," ujarnya dalam keterangan singkat.

Pihak kepolisian juga telah terlibat dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat, termasuk mengidentifikasi pihak luar yang mungkin memberikan dukungan terhadap aktivitas ilegal tersebut.

Narapidana Ak dan Ai menjalankan jaringan narkoba atas perintah Hr dari dalam Lapas Makassar

Kasus mengindikasikan kelemahan dalam pengawasan di pemasyarakatan Sulawesi Selatan

Pihak lapas akan melakukan evaluasi sistem pengawasan, sementara kepolisian tengah menyelidiki secara mendalam. (/Arf).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar