News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sikap Sigap Pemerintah Kabupaten dan Kota Tangerang Terhadap Masyarakat Sungguh Sangat Memprihatinkan

Sikap Sigap Pemerintah Kabupaten dan Kota Tangerang Terhadap Masyarakat Sungguh Sangat Memprihatinkan

Oleh:Jacob Ereste 

Mediapertiwi,id-Tangerang-Upaya untuk meningkatkan fasilitas publik Kabupaten dan Kota Tangerang yang telah disesumbatkan sebagai langkah strategis membangun  kota yang nyaman, inklusif dan berkelanjutan masih sebatas mimpi bagi warga masyarakat. Sebab mulai dari jalan umum yang banyak  berlubang akibat musim penghujan hingga lampu penerangan jalan termasuk pepohonan  yang tidak cuma mengganggu kenyamanan, tapi juga bisa menjadi ancaman yang membahayakan warga masyarakat yang sedang melintas di jalan tersebut. 

Seperti penggalian disepanjang jalan Moh. Toha Tangerang misalnya, tidak cuma terkesan tidak terkoordinasi dan tidak profesional perencanaan serta pelaksanaannnya, sehingga bekas galian kabel atau bahkan pralon raksasa untuk pendistribusian air entah bagaimana ceritanya bisa sampai 4 sampai 5 kali dalam setahun -- 2025 -- yang penyelesaian akhir penimbunan dan  bekas galian itu sangat  mengganggu serta kualitas hasil kerja yang sangat tidak profesional.

Kondisi jalan yang sudah berlubang di sana-sini pun bisa dilihat sekarang juga di sepanjang jalan Moh. Toha -- dari arah Kota Tangerang hingga Kotabumi yang sangat buruk, meski terus menerus  dilakukan perbaikan, namun tetap tidak membuat rasa nyaman dan aman yang tidak bisa maksimal untuk dimanfaat lebarnya, sementara kendaraan banyak dibiarkan parkir secara serampangan hampir di sepanjang jalan Moh. Toha.

Sejumlah kecelakaan akibat jalan yang berlubang di sepanjang jalan Moh. Toha ini disebabkan perbaikan yang tidak pernah tuntas-- hanya sekedar tambal sulam semata dan sangat buruk kualitas maupun upaya serta usaha pemeliharaan dari pihak pemerintah setempat.

 Belum lagi masalah musibah banjir akibat selama musim penghujan tahun ini yang cukup deras tercurah dari langit. Sehingga cuaca ektrem menjadi kambing hitam, akibat tidak mampu diantisipasi sebelumnya, karena perencanaan pembangunan yang lemah. Padahal dari pengalaman yang sudah-sudah telah dijadikan acuan sandingan pembelajaran agar tidak tersuruk dalam musibah maupun bencana yang terus berulang.

Jadi jelas, indikator dari keberpihakan pemerintah terhadap warga banyak atau rakyat akan terlihat dari penyediaan dan pemeliharaan semua bentuk fasilitas umum yang patut dapat dinikmati oleh warga masyarakat. Apalagi tentang kebersihan di Kabupaten dan Kota Tangerang selagai pelintasan dari daerah Banten dan Lampung serta sejumlah daerah dan kota di Sumatera menuju Ibu Kota Jakarta.

Karena itu, fasilitas umum utamanya untuk para pengguna jalan mulai dari kondisi dan kualitas jalan yang baik dengan segenap perlengkapan pendukung jalan raya yang anan dan nyaman perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah Kabupaten dan Kota Tangerang agar tidak sampai meragukan rakyat bahwa penerintah memang tidak sepenuhnya hendak menciptakan ketenteraman, kenyamanan dan kebahagiaan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

Sebab selama perlakuan pelayanan serta perhatian pemerintah terhadap rakyat tidak mendapat perhatian yang serius dan tulus, maka selama itu juga partisipasi hingga kepatuhan warga masyarakat terhadap pemerintah, jangan pernah diharap bisa maksimal dilakukan serta diberikan oleh masyarakat, kecuali karena terpaksa dan dilakukan dengan cara yang tidak ikhlas. Sebab semua hanya akan dilakukan dalam keadaan serta perasaan yang terpaksa. Maka itu budaya untuk berbuat baik harus dimulai dari aparatur negara dan pemerintah, tidak korup dan tidak  khianat pada sumpah dan janji sebagai pengayom, pelayan dan pemberi rasa nyaman dan perlindungan terhadap rakyat. Sebab hanya dengan begitu harapan yang sama akan dilakukan dan diberikan oleh rakyat.

Tangerang, 24 Januari 2026.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment