News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Pekerjaan Proyek Rehabilitasi Irigasi Daerah Amessangeng ll, Desa Tosora Diduga Dikerja Asal Jadi

Pekerjaan Proyek Rehabilitasi Irigasi Daerah Amessangeng ll, Desa Tosora Diduga Dikerja Asal Jadi






Mediapertiwi,co, WAJO -- Pekerjaan Proyek pembangunan Rehabilitasi irigasi Daerah Amessangeng ll Di Desa Tosora, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, disoal.

Dimana proyek yang bersumber dari dana Hibah IPDMIP tersebut menelan anggaran sebesar Rp 1.978.293.000. diduga dikerja asal jadi.

Dalam hal ini, Firman salaku PPK pada proyek itu yang dikonfirmasi melalui via telp terkait proyek tersebut mengatakan bahwa selama ini menurutnya tidak ada masalah.

"Kalau memang ada temuan atau kesalahan dalam pekerjaan, maka kami siap memberikan surat teguran untuk melakukan pembongkaran," kata firman.

Sementara, Ketua LSM Kibar, Andi Baso Syamsualam yang turun langsung mengatakan sesuai peryataan salah satu pekerja dilokasi mengatakan bahwa pasangan batu pada proyek itu menggunakan campuran 1 banding 3, jadi sangat tidak masuk akal pernyataan tukang tersebut.

"Bagaimana bisa campuran 1 banding 3 untuk pemasangan batu pasti sangat kuat, tapi pada kenyataannya sangat rapuh, dan dirinya juga menegur salah satu pekerja untuk bekerja dengan baik, karena terlihat jelas campuran dibuang langsung ke bawah tanpa menggunakan alas sehingga campurannya bercampur dengan tanah pada saat pemasangan" jelas Andi Baso Syamsualam.

Tidak sampai disitu, Andi Baso Syamsualam juga menyesalkan kepada konsultan pengawas dan PPK yang dinilai tidak melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga tukang bisa bekerja sesuai kemauan, sebab pengawas tidak tegas dalam melakukan tupoksinya.

"Kalau saya bandingkan dengan pekerjaan yang berada di amessangngen I dengan proyek yang sama mutu kualitasnya sangat jauh berbeda, konsultan pengawas dan PPK jangan hanya mengandalkan kesadaran pihak rekanan saja,mereka harus rajin turun dilokasi.(red,abs).





Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment